Jika Mendengarkan Lagunya Akan Terasa Seperti Kembali di Tahun 90'an.

 


Apakah kalian kelahiran 80'an - 90'an?
Kalau benar, kalian pasti pernah menikmati suara merdunya atau lagu dangdut yang berjudul "Pangeran Dangdut".

Iya benar sekali dia adalah " Abiem Ngesti" si pangeran dangdut, dan dia adalah idola mimin juga pada saat itu.
Di industri musik dangdut di Indonesia saat ini sudah berkembang pesat.

Musik dangdut yang dahulu dipandang sebelah mata, kini berkat sentuhan sejumlah penyanyi dengan gaya masing-masing mulai menarik minat masyarakat.

Sebut saja penyanyi seperti Ridho Rhoma, Via Vallen, Ayu Ting Ting, Nella Kharisma, Siti Badriah, dan lain-lain yang kini jadi idola banyak orang.

Dalam sejarah musik dangdut Indonesia pernah memiliki 'permata' selain Rhoma Irama. Ia adalah Abiem Ngesti yang pernah dijuluki sebagai Pangeran Dangdut.

Namun sayang, belum sempat ia menggapai karier setinggi-tingginya, Abiem dipanggil Yang Maha Kuasa.

Sekilas tentang Abiem Ngesti, ia adalah penyanyi dangdut Indonesia.
Abiem terkenal lewat lagu ‘Pangeran Dangdut’ (rilis 1992) dan merupakan satu-satunya penyanyi anak-anak yang ‘terus terang’ meniti kariernya lewat jalur musik dangdut.

Ia sempat populer sebagai penyanyi dangdut remaja dengan album album antara lain ‘Kugenggam dunia’ dan ‘Dahsyat’ (1995).

Semasa hidupnya, Abiem Ngesti yang lahir pada 30 Oktober 1978 ini dikenal sebagai sosok penyanyi yang energik, lincah dan bersuara merdu.

Lagu-lagunya masih menggema di seantero nusantara sampai saat ini, baik dibawakan artis-artis sekarang maupun diputar di radio-radio.

Abiem ngesti pernah meraih HDX Award lewat lagu Pangeran Dangdut dan masuk dalam nominasi BASF Awards.

Sayang sekali kariernya tak berlangsung panjang.
Ia meninggal dunia akibat kecelakaan tragis di kawasan tol Cikampek, Sabtu, 19 Agustus, dini hari sekitar jam 03.30 WIB 1995 silam.

Pada saat itu usianya masih 16 tahun.
Abiem Ngesti meninggal dunia bersama ibundanya Yuli Ismawati (39 tahun); adiknya, Sakti (6 tahun); dan pamannya, Kaswito (43 tahun) beserta anak Kaswito, Prima (10 tahun).

Diberitakan, mobil yang mengangkut dirinya beserta keluarga besarnya berangkat dari Kudus, kampung halamannya. Naas, di tengah perjalanan, mobil mereka menabrak truk gandeng yang sedang berhenti di bahu jalan.

Tak pelak kepergian Abiem itu menyisakan luka mendalam bagi para penggemarnya dan penikmat musik Indonesia.

Karyanya bahkan tetap abadi meski yang menyanyikan sudah tiada.
Kini, lagu-lagunya masih kerap dibawakan oleh penyanyi-penyanyi lain seperti lagu Pangeran Dangdut, Ini Dangdut, Rocker Dangdut, Bandar Dangdut, Sekarang Dangdut, Sonia, Dahsyat, dan lagu lainnya.

Video klip Dahsyat miliknya sempat meraih Anugerah Dangdut TPI, dan tahun 2015 lagu 'Ini Dangdut' dijadikan soundtrack Hollywood film Blackhat karya sutradara Michael Mann yang mengambil lokasi syuting di Amerika, China, Hongkong, Malaysia, dan Indonesia.

Michael Mann adalah sutradara kenamaan Hollywood yang populer dengan film besutannya Java Heat dan Collateral.

Walaupun sudah 13 tahun berlalu, namun sampai kini penggemar Abiem Ngesti masih menunjukkan eksistensinya.

Para pengagumnya terkumpul di fanpage dan grup ANFC (Abiem Ngesti Fans Club).


Kumunitas penggemar Abiem Ngesti terus menjalin komunikasi untuk berbagi informasi tentang idolanya yang tak tergantikan meski pendatang lama dan baru silih berganti.

Download Mp3'nya di sini

Tidak ada komentar:
Write Komentar