Aneh-aneh saja jaman sekarang, jika Anda berkelahi dengan tetangga atau teman, apa yang akan kamu lakukan setelah perkelahian tersebut telah usai?
Bermusuhan?
Atau saling minta maaf?
Bagaimana bila memanjat pohon kelapa?
Mungkin terdengar aneh, tapi ada orang yang benar-benar melakukannya.
Gilbert Sanchez memutuskan untuk memanjat pohon pada 2014 lalu tanpa berniat untuk turun.
Dia pun tinggal di sana dan menjadikan pohon kelapa setinggi 18 meter sebagai rumahnya.
Lalu apa yang membuat pria berusia 48 tahun itu membuatnya tinggal di sana selama bertahun-tahun?
Dilansir dari laman en.goodtimes.my, semuanya berawal ketika Gilbert Sanchez terlibat perkelahian dengan tetangganya.
Perkelahian terjadi karena tetangganya menuduh Gilbert Sanchez meretas komputernya.
Si tetangganya berang lantas memukul Gilbert Sanchez dengan pistol di bagian kepalanya. Khawatir jika tetangganya masih marah, Gilbert Sanchez bertekad meninggalkan rumahnya. Dia merasa satu-satunya cara untuk menghindari tetangganya untuk bertahan hidup hanya dengan memanjat pohon tertinggi yang bisa dia temukan dan tinggal di sana.
Gibert diatas poho ().
Gilbert Sanchez bertahan hidup dengan makanan dan air yang di bawa ibunya setiap hari. Makanan itu dikirim lewat tali yang sudah dia buat sebelumnya.
Sejak naik pohon pada 2014, Sanchez belum turun selama tiga tahun meski ada badai, cuaca panas menyengat, hingga serangga menggigitnya.
Anggota keluarganya pun telah mencoba semua yang bisa mereka lakukan untuk meyakinkan Sanchez turun, tetapi dia menolak untuk melakukannya. Beruntung setelah kisahnya beredar di media sosial, sekelompak orang datang untuk menyelamatkannya.
Pada 11 Oktober 2017, satu kru yang terdiri dari 50 orang bekerja sama untuk menurunkannya dengan memotong pohon kelapa menggunakan gergaji.
Upaya penyelamatan itu terbilang cukup menyulitkan dan memakan waktu, namun mereka berhasil menjatuhkannya.
Evakuasi ()
Sanchez kemudian diberi bantuan medis karena menderita atrofi otot dan tulang belakangnya menjadi cacat setelah bertahun-tahun duduk di pohon kelapa.
Lebih buruk lagi, psikologisnya yang paling rusak. Pria itu menderita psikosis karena dia memiliki halusinasi dan delusi jika seseorang akan membunuhnya.
Sanchez diberi obat yang harus diminum secara teratur untuk menjalani kehidupan kembali normal.




Tidak ada komentar:
Write Komentar